Film Teror Wewe Gombel Semakin Menegangkan dengan Sentuhan Iko Uwais, Yuk Simak Cerita Serunya!

Film Teror Wewe Gombel Semakin Menegangkan dengan Sentuhan Iko Uwais, Yuk Simak Cerita Serunya!

Teror Wewe Gombel Semakin Menegangkan dengan Sentuhan Iko Uwais--Foto: ideogram.ai

JAKARTA, RADARPENA.DISWAY.ID - Film ini diproduksi oleh RA Pictures, yang berkolaborasi dengan Legacy Pictures dan Shen Entertainment.

Selain itu, film ini juga bekerja sama dengan Uwais Team yang dimiliki oleh Iko Uwais untuk meningkatkan adegan aksi dalam film tersebut.

Marni: The Story of Wewe Gombel mencuri perhatian penggemar karena menyajikan adegan horor dan aksi secara bersamaan, menjadikannya sangat unik. Tidak hanya itu, film ini juga menampilkan nuansa drama yang kuat dan melibatkan pemain-pemain berbakat dari industri hiburan dalam negeri.

Jelas terlihat bahwa Marni: The Story of Wewe Gombel adalah film yang mengerikan, dengan kesan horor yang semakin diperkuat oleh banyaknya adegan aksi.

Fransen mengakui bahwa dia tidak ingin berkompromi dalam pembuatan film, terutama terkait dengan pilihan Uwais Team untuk melatih koreografi para pemain dalam adegan aksi. Dia percaya bahwa penting untuk bekerja sama dengan tim yang ahli di bidangnya.

BACA JUGA:

"Kenapa Uwais Team? Karena bagi saya, Iko Uwais adalah salah satu petarung terbaik di Indonesia. Dia menguasai seni bela diri dan koreografi pertarungan, yang sudah terbukti keunggulannya di luar negeri," ungkapnya.

Tidak mengherankan jika banyak warganet yang tidak sabar untuk segera menontonnya.

Sinopsis film "Marni: The Story of Wewe Gombel" yang dibintangi oleh Amanda Rigby mengisahkan tentang seorang ibu yang diperankan oleh Rigby.

Dalam film ini, Rigby berperan sebagai seorang ibu yang harus bekerja keras untuk menyokong anaknya, namun waktu yang terbatas membuatnya sulit memberikan perhatian yang cukup kepada sang anak. Akibatnya, anak tersebut merasa kesepian dan kekurangan kasih sayang.

BACA JUGA:

Ketika anak tersebut merasa kesepian, Marni, yang merupakan sosok Wewe Gombel, mulai mendekatinya. Marni sering menampilkan perilaku dan penampilan yang mirip dengan ibu kandungnya di film ini. Hal ini membuat anak tersebut merasa nyaman dan tidak takut pada Marni.

Namun, kedekatan mereka berdua menjadi bencana karena memicu kejadian mengerikan yang kembali terulang di Desa Bukit Gombel.

Sang buah hati menghilang, dan hubungan antara Marni dan si anak kecil semakin erat. Hal ini membuat orang-orang di sekitarnya merasa curiga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: