Waspada! Wabah Kutu Busuk Merambah dari Paris Menuju Asia, Begini Cara Membasminya

Waspada! Wabah Kutu Busuk Merambah dari Paris Menuju Asia, Begini Cara Membasminya

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Sedang viral di media sosial tentang wabah kutu busuk yang menyerang kota Paris, Perancis.

Dikatakan menyerang karena binatang yang menghisap darah manusia ini setidaknya sudah masuk dalam survei dari Badan Makanan, Lingkungan dan Kesehatan Hunian Prancis. Hasilnya, sedikitnya 1 di setiap 10 rumah warga Paris, telah diserang kutu busuk.

Binatang itu ditemukan di rumah-rumah warga hingga di kursi transportasi publik, Metro. Kutu ini umumnya bersembunyi di siang hari dan mulai bekerja menghisap darah manusia pada malam hari.

Namun yang terjadi di Paris, warga juga bisa menjumpai hewan ini pada siang hari. Menggigit penumpang di fasilitas transportasi umum.

BACA JUGA:

 

Dilansir dari People, Mayo Clinis menyebut kubu busuk bukan pembawa sejumlah penyakit tertentu. Namun ia bisa menyebabkan alergi, insomnia, upaya penghindaran diri, juga post traumatic disorder (PTSD) akibat gigitan mereka yang menyebabkan gatal dan ruam di kulit.

Jelang Olimpiade

Wabah kutu busuk di Paris yang ada sejak lama, kini jadi masalah darurat. Pasalnya, kota itu akan menjadi tuan rumah Olimpiade di tahun depan. Seremonial pembukaan akan berlangsung pada 26 Juli.

Sehingga pemerintah setempat punya waktu singkat untuk memberantas wabah kutu busuk. Sebab kotanya akan banyak disinggahi pengunjung juga kontingen peserta Olimpiade dari berbagai penjuru dunia.

Wakil Walikota Emmanuel Grégoire menegaskan, wabah kutu busuk harus ditangani sesegera mungkin dimulai dengan bantuan untuk keluarga berpenghasilan rendah agar mereka bisa mendapatkan pengobatan yang baik. Seiring itu, upaya pembersihan kutu busuk di rumah-rumah juga memerlukan biaya.

Kepanikan masyarakat di Paris juga semakin parah akibat maraknya unggahan di media sosial perihal wabah kutu busuk. Sebagaimana disinggung oleh Arezki Izri dari Universitas Sorbonne Paris North, sebenarnya tidak ada bukti ilmiah mengenai peningkatan tingkat wabah kutu busuk tahun ini.

Merembet ke Singapura

Kutu busuk yang awalnya bikin ketar-ketir warga Prancis itu kini telah merembet ke negara tetangga RI, yakni Singapura. Dalam dua bulan terakhir, kasus serangan kutu busuk di Singapura meningkat hingga 40 persen. Mengapa bisa demikian?

Angka tersebut dilaporkan oleh Aardwolf Pestkare, sebuah perusahaan pengendalian hama terkemuka. Menurut manajer penjualan perusahaan, Pierce Chan, kenaikan kasus kutu busuk di Singapura ini berkaitan dengan wabah kutu busuk di seluruh dunia, dengan kota-kota seperti Paris dan Korea Selatan mengalami serangan kutu busuk yang parah.

Dikutip dari Dimsum Daily, Pierce Chan menyarankan para pelancong untuk menjaga kebersihan pribadi dan senantiasa waspada terhadap potensi serangan, terutama di kamar hotel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: