Asuransi Pendidikan vs Tabungan Pendidikan: Memilih yang Terbaik untuk Masa Depan Anak

Asuransi dan Tabungan Pendidikan-Sumber : FREEPIK-
Asuransi Pendidikan: Setoran berupa premi yang mencakup biaya asuransi, dana investasi, serta manfaat lain sesuai polis. Pencairan dana dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan yang disepakati dalam polis.
Tabungan Pendidikan: Besaran setoran disesuaikan dengan kemampuan penabung, dan pencairan dapat dilakukan sesuai jangka waktu yang dipilih saat pembukaan tabungan.
Manfaat dan Risiko
-
Asuransi Pendidikan: Menjamin pendidikan anak meskipun terjadi risiko finansial pada orang tua. Namun, jika asuransi ini berbasis unit link/PAYDI, maka ada risiko investasi di mana nilai investasi bisa naik dan turun tergantung kondisi pasar.
-
Tabungan Pendidikan: Memiliki risiko yang lebih kecil karena bunga dan simpanan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), selama nilainya tidak lebih dari Rp2 miliar.
Keuntungan dan Risiko dari Masing-Masing Produk
- BACA JUGA:Idul Fitri Kelabu, Gaji ke 13 dan 14 bagi PNS Terancam Ditiadakan
- BACA JUGA:Kode Redeem Terbaru Genshin Impact 5 Februari 2025, Tebus Hadiah untuk Dukung Permainanmu!
Keuntungan Asuransi Pendidikan:
-
Memberikan proteksi bagi anak jika terjadi risiko finansial pada orang tua.
-
Memiliki manfaat tambahan berupa investasi.
-
Cocok untuk perencanaan jangka panjang.
Risiko Asuransi Pendidikan:
-
Tergantung pada kinerja pasar jika berbasis unit link/PAYDI.
-
Premi cenderung lebih mahal dibanding tabungan pendidikan.
-
Dana tidak bisa diambil sewaktu-waktu seperti tabungan.
Keuntungan Tabungan Pendidikan:
-
Simpanan lebih aman karena dijamin oleh LPS.
-
Dana bisa dicairkan sesuai jangka waktu yang telah disepakati.
-
Tidak memiliki risiko investasi.
Risiko Tabungan Pendidikan:
-
Tidak ada proteksi jika terjadi sesuatu pada orang tua.
-
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: