BYD Bakal Bangun Pabrik Mobil Listrik di Subang dengan Luas 108 Hektare, Produksi Mulai 2026

Perusahaan Kendaraan Listrik asal China BYD telah membeli lahan seluas 108 Ha di Subang Smartpolitan untuk didirikan Pabrik Foto : Disway --
Sementara itu pada bagian lain dari sebuah keterangan Resmi yang disampaikan pihak keterbukaan Informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Erlin Budiman, diketahui VP Head of Investor Relations SSIA menyebut BYD semulanya masuk ke Indonesia pada 30 April lalu adalah penyewa utama di Kawasan tersebut dengan area lahan paling besar.
Dengan adanya pembelian lahan seluas 108 Ha itu menandakan pencapaian monumental bagi Subang Smartpolitan khususnya dalam penjualan lahan industri.
Perusahaan juga menyebutkan pendapatan konsolidasi SSIA tahun buku 2024 diperkirakan akan terkerek naik menjadi 23% menjadi Rp5,6 triliun dengan laba bersih naik hingga 18,2% menjadi Rp 500 miliar.
Hanya saja diketahui pada kuartal 1 yakni Januari-Februari-Maret tahun 2024 ini, Perusahaan SSIA masih mengalami kerugiaan sebesar Rp14,9 miliar, dan kerugian tersebut membengkak jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yakni sebesar Rp9,3 miliar.
Kenaikan kerugian yang cukup besar tersebut dikarenakan adanya peningkatan biaya-biaya lain yang harus ditanggung Perusahaan.
Biaya lain itu, terkhusus pada biaya kompensasi berbasis saham ini, sehingga laba bersih pada quartal pertama menjadi Rp20,6 miliar.
Padahal sebenarnya pendapatan konsolidasi sebesar Rp 1,09 triliun sepanjang kuartal I tahun 2024. Angka tersebut tumbuh sebesar 13,3% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang sebesar Rp 959,0 miliar.
Proses selanjutnya adalah serah terima lahan yang akan dilakukan pada Agustus 2024. Kemudian berlanjut pembangunan dan mulai beroperasi pada 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: