Wacana Penggabungan Kemenpora dan Kemenparekraf: Dorong Kemajuan Industri Olahraga dan Ekonomi Jakarta

Wacana Penggabungan Kemenpora dan Kemenparekraf: Dorong Kemajuan Industri Olahraga dan Ekonomi Jakarta

Acara Carnaval Meriahkan HUT DKI Jakarta-ilustrasi/Kemenparekraf-Kemenparekraf

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Akhmad Syarbini mendukung wacana digabungnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Pemuda dan olahraga (Kemenpora).

Menurutnya, dengan bergabungnya dua Kementerian tersebut berdampak positif bagi industri olahraga Indonesia. 

"Positifnya adalah industri olahraga akan bisa didorong dengan cepat, sehingga dalam koordinasinya dalam satu kementerian," katanya saat dikonfirmasi, Senin 6 Mei 2024.

Dia menegaskan, perlunya memperkuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sebagai ujung tombak yang mengkoordinasikan seluruh kegiatan olahraga.

BACA JUGA:Asah Kemampuan Pembalap Indonesia, Kemenpora Bakal Bangun Sekolah Racing dan Psikologi di Mandalika

Akhmad menjelaskan, penggabungan ini dapat meningkatkan efisiensi pemerintahan, dengan memperkuat peran strategis dan efektifitasnya. 

"Bergabungnya dua kementerian ini bisa lebih efisien," ujarnya. 

Namun, peran KONI tetap diperkuat dalam rangka mendorong industri olahraga menjadi besar.

Lebih lanjut, Akhmad menambahkan, dalam konteks ekonomi, penggabungan ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan industri olahraga dan pariwisata. 

"GBK sudah dioptimalkan secara industri untuk olahraganya digabungkan dengan pariwisatanya," katanya. 

Dia mengatakan, penggabungan diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan Jakarta Internasional Stadium dan meningkatkan frekuensi event seperti Formula E di Ancol.

Selain itu, Akhmad juga menyoroti potensi sektor ekonomi lainnya yang akan terdorong oleh penggabungan ini, terutama dalam mengundang event besar dan mengembangkan industri olahraga secara keseluruhan. 

"Sektor ekonomi industri olahraga itu sendiri akan berkembang, serta akan ada peningkatan dalam mengundang event-event besar," ungkapnya.

Dengan demikian, penggabungan antara Kemenpora dan Kemenparekraf diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi kemajuan industri olahraga dan pertumbuhan ekonomi di Jakarta, dengan melibatkan peran aktif dari KONI dan organisasi olahraga lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: