Xavi Hernandez Gugat Jurnalis soal Berita Palsu, Begini Kronologinya

Kamis 28-03-2024,13:45 WIB
Reporter : Putri Indah
Editor : Putri Indah

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Xavi Hernandez selaku pelatih Barcelona yang kini tengah ramai diperbincangkan mengenai penggantinya di El Blaugrana.

Xavi yang dikabarkan menuntut salah satu seorang jurnalis terkait berita palsu.

Sang pelatih Barcelona tersebut yang menuntut jurnalis yang bernama Manuel Jabois, Xavi yang merasa merugikan atas pemberitaan palsunya tersebut.

Jurnalis tersebut pada 2018 lalu pernah dirikirimi pesan dari Xavi Hernandez soal kritikan berita yang dibuat oleh Jabois.

“Saya mengatakan kepada para pemain untuk tetap tenang, tidak ada yang akan mati hari ini. Pers mengatakan kami adalah badut di Liga Champions, kritik tidak adil dari para jurnalis. Apakah itu perlu? Apakah kita masih badut?”

Di malam yang sama, jurnalis lain, Manuel Jabois, berbicara di El Larguero menyatakan bahwa dia juga menerima pesan dari Xavi yang mencela dia atas artikel yang ditulisnya."

BACA JUGA:

"Itu adalah Xavi, tapi saya tidak akan memberi tahu Anda karena itu bersifat pribadi. Itu lewat pesan singkat dan isinya hal yang sangat kotor. Dia tidak akan mengatakannya di depan umum dan hanya itu," ujar Jabois kepada El Larguero.

Sang pelatih Barcelona tersebut menganggap bahwa sang jurnalis tak jujur dan sedang mengambil tindakan hukum atas klaim palsu yang dibuatnya terhadap El Larguero.

Namun sang jurnalis telah dihubungi secara pribadi melalui percakapan, namun sang jurnalis mengungkapkan bahwa sang pelatih tak mengabarinya.

Xavi Hernandez yang sempat membalas kritikan Ramon Besa usai membawa Barcelona menang atas Napoli.

Pelatih El Blaugrana ini akan resmi meninggalkan kursi pelatih di akhir musim 2023-2024.

Kini Barcelona yang tengah sibuk untuk mencari pelatih baru untuk gantikan posisi Xavi Hernadez di kursi pelatih.

Ada empat kandidat yang sudah tak lagi dipertimbangkan oleh manajemen El Blaugrana.

Salah satunya yaitu Roberto De Zerbu yang merupakan pelatih dari Brighton, namun diragukan sebab Roberto belum pernah menangani klub besar.

Kategori :