Codeblue Berhasil, Warung Madun Babak Belur Utang Bank

Madun Oseng dari Oseng Bang Madun Nyak Kopsah--
Radarpena.co.id,Jakarta - Warung Madun Oseng Nyak Kopsah sempat menjadi sorotan dua tahun lalu setelah mendapatkan review negatif dari dua food vlogger ternama, yakni AA Juju dan Codeblu. Review ini rupanya memberikan dampak signifikan bagi usaha warung makan khas Betawi tersebut.
Pemilik warung makan tersebut, Madun Oseng bercerita sambil menangis soal nasib warung makannya kini usai review negatif dari Codeblu dan AA Juju dalam sebuah tayangan podcast bersama dr. Richard Lee.
BACA JUGA:Bakal Diboikot, Intip Gaji Codeblue sebagai Food Reviewer
Menurut Madun Oseng, warung makannya itu selalu ramai sebelum viral akibat review negatif yang diterima pada 2023 lalu. Ia mengaku sebelum viral, omset besar dari usahanya itu bisa membiayai kehidupannya dan saudara-saudaranya.
"(Sebelum di-review Codeblu) aman-aman aja, ramai. Mau weekend kek, mau hari biasa kek, ramai, mereka mau ketemu sama Nyak Kopsah. Penghasilan bagus, bagus banget, (hujatan) nggak ada masalah, nggak ada," tuturnya dalam tayangan podcast tersebut, dikutip Senin (24/3).
Madun Oseng kemudian menyebut bahwa review negatif dari Codeblu berdampak pada nama baik dan mentalnya. Ia mengaku sempat membenci dirinya sendiri dan adik-adiknya yang ikut membantu menjalankan bisnis warung makan tersebut akibat review negatif yang ia terima.
Lebih lanjut, ia mengaku warung makan miliknya itu memang memiliki masalah dengan kebersihan sejak sebelum di-review oleh Codeblu. Namun, ia juga selalu menasehati adik-adiknya untuk mendengarkan masukan dari para pelanggan.
"Kadang kan gue tinggal syuting, gue tinggal ngelenong. Kadang ada yang nge-DM gue 'Bang, tadi piringnya ada yang kotor' itu gue ngomong sama adik-adik gue biar dibersihin. Namanya manusia siapa sih yang nggak punya salah di dunia ini?," kata Madun Oseng.
BACA JUGA:Food Vlogger Codeblu Diperiksa Polres Jaksel soal Dugaan Kasus Pemerasan
Sambil menangis, ia juga mengungkapkan bahwa review negatif Codeblu telah membuat ia terpaksa meminjam uang senilai Rp250 juta ke bank, lantaran ia tak lagi punya tabungan untuk memenuhi kebutuhannya dalam memperbaiki usaha miliknya itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: