PKB Sebut Suara Anies Imin Akan Seperti Fenomena Gunung Es di Pemilu 2024

Kelompok ini memiliki alasan yang didukung dengan karakter yang berbeda dengan pendukung gerakan berkelanjutan.
Baginya, kalai di gerakan berkelanjutan, mungkin mereka akan aktif menunjukan dukungan keberlanjutan. Dan bahkan melibatkan banyak aparat, kepala desa, dan juga lain - lainnya.
Dengan adanya mayoritas pemilih bisu ini, Jazilul sangat yakin di pemilihan presiden 2024 nanti akan berlangsung selama dua putaran.
Pemilih bisu atau silent ini akan memberikan dukungan terhadap pasangan AMIN yang ditentukan pada menit - menit akhir.
Hal tersebut, yang menyebabkan ada kemungkinan pemilihan presiden 2024 akan terjadi dua putaran.
BACA JUGA:Respon Anies Terhadap Candaan Gus Yahya soal Cak Imin Kalah di Pilpres 2024
Pose Beda Jadi Simbol Kemenangan di Pilpres 2024
Calon Wakil Presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menjelaskan soal dirinya yang memiliki pose berbeda dari Anies Baswedan di surat suara Pemilu 2024 dibandingkan dengan dua pasangan calon lainnya.
Diketahui, pose pasangan nomor urut 1 ini dengan mengangkat tangan dalam desain surat suara yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dirinya menjelaskan pose tersebut sebagai simbol atau tanda bahwa mereka sedang menyapa masyarakat Indonesia.
Disisi lain, dirinya juga mengatakan bahwa pose tersebut sebagai tanda salam Pancasila. Yang diyakini olehnya pose mengangkat tangan menjadi gaya unik dan berbeda dibandingkan pasangan lainnya.
Secara tidak langsung akan mempengaruhi setiap masyarakat yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untu memilih pasangan nomor urut 1.
BACA JUGA:MUI Keluarkan Fatwa Haram Terkait Golput Pilpres 2024, Simak Manfaat dan Mudharatnya
Hal lain juga disampaikan oleh juru bicara (Jubir) tim nasional pemenangan AMIN (Anies-Muhaimin), Usmah Abdul Aziz menerangkan dengan pose mengangkat tangan menandakan atau sebagai simbolis rasa semangat meraih kemenangan di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Usmah juga menyebutkan pihaknya ingin mengangkat kembali sejarah dan memperkenalkan lagi dengan cara yang seperti itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: