Waspada Scabies pada Anak yang Bisa Menular, Simak Cara Pencegahan dan Obatnya

Waspada Scabies pada Anak yang Bisa Menular, Simak Cara Pencegahan dan Obatnya

JAKARTA,RADARPENA.CO.ID - Scabies atau kudis merupakan masalah kulit yang umum dan tidak hanya dialami oleh orang dewasa tetapi scabies pada anak-anak juga bisa terjadi.

Anak-anak dengan infeksi scabies cenderung menggaruk kulit mereka secara intens, sering kali menyebabkan luka lecet dan risiko infeksi sekunder.

Scabies dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk di antara jari-jari, pergelangan tangan, siku, ketiak, area genital, dan kaki.

Scabies pada anak dapat menyebar dengan cepat melalui kontak fisik dengan orang lain atau melalui benda yang terkontaminasi.

Kondisi ini menyebabkan rasa gatal luar biasa pada kulit yang seringkali dapat menyebabkan benjolan pada kulit, dan dapat menular.

BACA JUGA:Bunda Gak Perlu Khawatir, Ternyata Mandi Hujan untuk Anak-anak Banyak Manfaat Lho! Yuk Simak di Sini

BACA JUGA:Wabah Pneumonia Misterius di China Semakin Melonjak dan Banyak Menyerang Anak-Anak

Penyakit scabies disebabkan oleh tungau kecil yang disebut Sarcoptes scabiei. Scabies mudah menular dari satu orang ke orang lain, khususnya di antara individu yang tinggal atau berinteraksi secara dekat.

Menurut dr. Umi Rinasari, Sp.KK, MARS, FINDSV, Dokter Spesialis Kulit & Kelamin penularan scabies pada bayi bisa terjadi dalam berbagai situasi.

"Selain tertular dari anggota keluarga yang terinfeksi, penularan scabies pada bayi bisa terjadi dalam lingkungan tertutup seperti sekolah dan tempat penitipan anak," jelas dr. Umi.

Bagi anak yang menderita scabies, mereka akan memiliki gejala awal seperti ruam merah dan benjolan. Bintik-bintik kecil yang timbul pada kulit akan terlihat seperti benjolan merah atau jerawat.

Ruam akan menyebar secara perlahan selama beberapa minggu atau bulan. Selain ruam, tanda dan gejala lainnya dari scabies meliputi:

Rasa gatal yang hebat, dan akan lebih parah di malam hari dan mengganggu waktu tidur.

Benjolan yang dapat mengakibatkan infeksi karena garukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: