Segera Kenali 6 Tanda-Tanda Oli Motor Harus Diganti

Penurunan kualitas oli dapat memicu keluarnya suara atau bunyi kasar pada bagian mesin motor saat mengoper gigi atau saat mesin digas.
Suara kasar pada mesin transmisi diakibatkan karena kualitas oli mulai menurun akibait sudah kedaluwarsa, maka daya lumasnya terhadap gear transmisi juga ikut terganggu.
3. Warna Hitam Pekat
Umumnya warna oli yang baru berwarna kuning, kecokelatan atau masih biru. Kalau sudah kena sisa pembakaran, warna oli akan berubah menjadi hitam. Warna hitam pada oli disebabkan karena zat panas atau zat emisi atau kerak sisa pembakaran.
BACA JUGA:Honda Akan Merilis Motor Listrik Pertama EM1 Akhir Tahun 2023
Jadi bisa disimpulkan bahwa oli yang berwarna hitam sudah terkontaminasi dengan banyak zat, kerak, gas NOx dan bensin yang tidak terbakar sehingga daya lumasnya akan menurun dan mesin pun lebih cepat aus.
4. Tekstur Encer
Tekstur oli kamu juga dapat melihat tanda oli motor harus diganti dari tekstur yang berpasir. Cara melihatnya dengan membuka penutup oli mesin dan angkat stick atau pipet.
Kemudian, cek apakah cairan oli halus atau terasa kasar. Apabila saat dioleskan ke jari, oli terasa kasar atau ada partikel, berarti oli sudah terkontaminasi dan harus diganti.
5. Volume Oli Mesin Kurang
Volume oli mesin kurang, Volume oli yang ada pada sepeda motor dengan kapasitas 150 cc kebawah, rata-rata dibawah satu liter (sekitar 800 Ml).
BACA JUGA:Kelebihan Motor Ducati yang Mengungguli Kompetitornya, Berapa Harganya di Indonesia?
Akan tetapi, volume tersebut bisa berubah seiring dengan bertambahnya pemakaian mesin.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi, diantaranya yaitu oli menguap saat kepanasan, oli masuk ke ruang bakar secara langsung melalui celah dari ring piston ataupun adanya kebocoran oli.
Dan juga bisa melihat indikator oli. setiap kendaraan memiliki indikator oli yang bertugas memberi atau menjaga sirkulasi pelumasan pada mesin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: