Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Antara Eksim dan Alergi Kulit yang Perlu Diketahui!

Sabtu 07-09-2024,11:00 WIB
Reporter : Viza Aulia Zahra
Editor : Marta Saras

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Eksim dan alergi kulit lainnya seringkali menimbulkan gejala yang serupa, seperti ruam, gatal, dan iritasi.

Namun, keduanya merupakan kondisi yang berbeda dalam hal penyebab, gejala, dan penanganannya.

Memahami perbedaan antara eksim dan alergi kulit penting untuk menentukan pengobatan yang tepat.

Apa Itu Eksim?

Eksim, atau dermatitis atopik, adalah kondisi peradangan kronis pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, gatal, dan kulit kering. Eksim sering muncul pada anak-anak tetapi bisa berlanjut hingga dewasa.

Penyebab eksim berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan lingkungan, serta gangguan pada fungsi pelindung kulit yang membuatnya lebih rentan terhadap iritasi dan infeksi.

BACA JUGA:

Apa Itu Alergi Kulit?

Alergi kulit adalah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap zat tertentu yang dianggap sebagai ancaman, padahal sebenarnya tidak berbahaya.

Alergi kulit dapat dipicu oleh berbagai alergen, seperti debu, serbuk sari, bahan kimia, makanan, atau obat-obatan. Beberapa jenis alergi kulit yang umum adalah urtikaria (biduran) dan dermatitis kontak alergi.

Perbedaan Utama antara Eksim dan Alergi Kulit Lainnya

Penyebab

  • Eksim: Eksim disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Kondisi ini tidak selalu dipicu oleh alergen spesifik, melainkan karena kulit tidak dapat menjaga kelembaban dan mudah teriritasi oleh udara kering, sabun keras, atau stres.
  • Alergi Kulit: Alergi kulit disebabkan oleh reaksi imun terhadap zat tertentu (alergen) yang masuk atau bersentuhan dengan kulit, seperti serbuk sari, makanan, bahan kimia, atau bahan kain.

Gejala

  • Eksim: Gejala eksim meliputi kulit kering, kemerahan, gatal yang intens, dan pecah-pecah. Eksim sering terjadi di area lipatan tubuh seperti siku, belakang lutut, dan leher.
  • Alergi Kulit: Gejala alergi kulit bisa berupa gatal, bengkak, kemerahan, dan ruam yang muncul segera setelah kontak dengan alergen. Reaksi alergi sering kali terjadi lebih cepat daripada eksim, dan bisa melibatkan seluruh tubuh atau hanya area yang terkena alergen.

Durasi dan Pola Gejala

  • Eksim: Eksim biasanya bersifat kronis dan bisa berlangsung lama dengan periode flare-up atau kambuh yang bervariasi. Meski bisa reda, eksim seringkali berulang seumur hidup.
  • Alergi Kulit: Reaksi alergi biasanya cepat muncul setelah kontak dengan alergen dan menghilang dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah paparan dihentikan.

Faktor Pemicu

  • Eksim: Faktor pemicu eksim termasuk cuaca kering, stres, sabun keras, atau bahan tertentu yang mengiritasi kulit. Makanan jarang memicu eksim kecuali dalam kasus tertentu, terutama pada anak-anak.
  • Alergi Kulit: Pemicu alergi kulit bisa sangat bervariasi dan biasanya spesifik, seperti makanan (telur, kacang, kerang), obat-obatan, kosmetik, serbuk sari, atau hewan peliharaan.
Kategori :