Mengenang Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo saat Bagikan Resep Awet Muda

Rabu 24-04-2024,12:47 WIB
Reporter : Lebrina Uneputty
Editor : Lebrina Uneputty

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID-Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo meninggal dunia pada usia 96 tahun, Rabu 24 April 2024 pukul 01.00 WIB.

Mooryati Soedibyo merupakan pendiri Yayasan Puteri Indonesia, politisi, serta tokoh jamu tradisional.

Saat perayaan ulang tahunnya ke-92, 5 Januari 2020 lalu, Mooryati masih tampil prima, cantik, rapi, dan memikat.

Cucu Sri Susuhunan Paku Buwono X dari Keraton Surakarta itu terlihat awet muda jika dibandingkan dengan usianya. 

Mooryati mengungkapkan, ritual yang paling tidak pernah ia lupakan setiap hari adalah meminum jamu. Dia terbiasa meminum ramuan herbal sejak remaja hingga usia lanjut. 

Khasiat jamu diakuinya membuat tubuhnya tetap bugar dan awet muda.

"Saya biasanya minum beras kencur yang saya buat sendiri di rumah," kata ibu dari 5 orang anak itu.

Ia pun berpesan agar generasi milenial dapat merawat kebudayaan bangsanya. Salah satunya adalah dengan membiasakan mengonsumsi jamu.

"Bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar, kekayaannya melimpah, dan bangsa yang memiliki kebudayaan yang kaya. Rawatlah kebudayaan kita yang kaya ini, rawatlah kebudayaan kita yang beragam ini," ujarnya.

BACA JUGA:Anies-Muhaimin hingga Deretan Menteri Hadiri Penetapan Presiden dan Wakil Terpilih 2024-2029

Seperti diketahui, kabar duka datang tersiar dari  akun instagram resmi Tantowi Yahya, @tantowiyahyaofficial, Rabu dikatakan bahwa Mooryati dikenal sebagai tokoh visioner yang jamu ramuannya, yang berasal dari resep Kerajaan Surakarta telah memberikan banyak manfaat bagi bangsa, serta mengharumkan nama Indonesia di mancanegara.

"Selamat jalan Bu Moor. Semoga seluruh amal ibadah dan kebaikan ibu semasa hidup akan meringankan langkah ibu kembali ke PangkuanNya. Saya bersaksi ibu adalah orang baik yang telah banyak berbuat bagi bangsa ini," kata Tantowi dalam unggahannya. 

Jenazah pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo akan dimakamkan di Tapos, Bogor, Jawa Barat pada Rabu siang. 

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jl.Mangunsarkoro no 69, Jakarta-Pusat, Menteng. 

Diberangkat ke pemakaman/tempat peristirahatan terakhir di Tapos, Bogor dari rumah duka setelah Ba'da Dzuhur.

Kategori :