Viral Mafia LKS: Diduga Oknum Kepsek SMPN 3 Purwadadi Jual Belikan LKS

Viral Mafia LKS: Diduga Oknum Kepsek SMPN 3 Purwadadi Jual Belikan LKS

Mafia LKS SMPN 3 Purwadadi adalah oknum Kepseknya sendiri--

Radarpena.co.id, Jakarta - Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 3 Purwadadi diduga jual belikan Lembar Sekolah Siswa (LKS) kepada para muridnya atau siswa/i senilai Rp220 Ribu per siswa/i belum lama ini dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun 2025.

 

Pasalnya, praktek jual beli LKS ini diduga kuat dilakukan Oknum Kepsek SMPN 3 Purwadadi melalui Koperasi sekolahnya tersebut.

BACA JUGA:5 Profesi yang Akan Bersinar di 5 Tahun Mendatang: Karir Berbasis Data Jadi Sorotan

BACA JUGA:Hari Pindah Rumah yang Baik menurut Feng shui China, Pindah Rumah Anti Apes

Seperti diungkapkan beberapa orang tua murid SMPN 3 Purwadadi diwakili seorang bernama Dadang Kanit kepada Perak, bahwa tak sedikit orang tua murid siswa/i SMPN 3 Purwadadi yang merasa keberatan hingga harus mencicil dan berhutang demi bisa membeli LKS tersebut ke Koperasi sekolah.

Lanjutnya, penjualan satu paket buku LKS sebanyak sepuluh buku dengan harga Rp220 Ribu ini sangat membebankan kepada murid (orang tua murid) yang seharusnya sudah ada anggaran pemerintah atau anggaran dari Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

BACA JUGA:Shin Tae-yong Tampil Sebagai Cameo dalam Film Horor Komedi Ghost Soccer: Bola Mati

Dadang menegaskan, “Kalau memang betul ada dana BOS yang seharusnya dialokasikan pada LKS, kenapa harus dibebankan kepada murid atau orang tua murid,” tegasnya.

Ia berharap, “Agar diselesaikan sesuai anjuran pemerintah, untuk masyarakat atau pun orang tua murid tidak seharusnya mengeluarkan biaya besar atau kecil sesuai keinginan masyarakat dan sesuai intruksi dari pemerintah,” harapnya.

Sementara itu, ketika hendak dikonfirmasi oleh Perak selama 2 (Dua) hari berturut-turut, yaitu pada Hari Selasa, 14 Januari dan Rabu, 15 Januari 2025, Kepsek SMPN 3 Purwadadi, Drs. Sulatriyana. S.H.,M.M.Pd., selalu tidak ada di kantornya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: