Bahaya, Inilah yang Terjadi pada Tubuh Jika Terhirup Abu Vulkanik

Bahaya, Inilah yang Terjadi pada Tubuh Jika Terhirup Abu Vulkanik

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Abu vulkanik adalah lava yang membeku, namun dalam skala yang sangat kecil.

Karena sebagian besar terbuat dari senyawa silikon, seperti halnya pasir di pantai, ketika membeku dari keadaan cairnya, ia membeku dengan sangat cepat hingga menjadi kaca. 

Abu vulkanik terbentuk dari material berupa potongan kecil batuan bergigi, mineral, dan kaca vulkanik.

Dengan ukuran sekitar 2mm atau sekitar 0.8 inci, bahkan bisa lebih kecil dari itu. Partikelnya hampir terlihat dan terasa seperti tekstur pasir, dilansir dari National Geographic.

Ketika gas-gas dalam ruang magma mulai menyebar, gas-gas tersebut akan mendorong magma yang terdiri dari silika dan gas keluar dari perut gunung berapi.

Dorongan itu yang menyebabkan ledakan sehingga magma keluar dan berterbangan ke atas langit.

Di udara, magma mendingin dan membeku menjadi batuan vulkanik dan pecahan kaca.

BACA JUGA:

Abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan melalui saluran pernapasan manusia dan hewan.

Tidak hanya itu, abu vulkanik juga dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman yang tumbuh di daerah yang terpapar abu vulkanik dan merusak serat-serat tanaman.

Abu vulkanik tidak boleh dianggap enteng karena dapat memberikan dampak pada kesehatan. Lantas, apakah bahaya abu vulkanik? Simak ulasannya di bawah ini!

Gangguan Pernapasan

Partikel abu sangat halus sehingga dapat masuk ke paru-paru ketika kita bernapas.

Apabila paparan terhadap abu cukup tinggi, maka orang yang sehatpun akan mengalami kesulitan bernapas disertai batuk dan iritasi.

Tanda penyakit pernapasan akut (jangka waktu pendek) akibat abu vulkanik:

  • Iritasi hidung dan pilek
  • Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk kering
  • Untuk penderita penyakit pernapasan, abu vulkanik dapat menyebabkan penyakit menjadi serius seperti tanda-tanda bronkitis akut selama beberapa hari (seperti: batuk kering, produksi dahak berlebih, mengi dan sesak napas)
  • Iritasi saluran pernapasan bagi penderita asma atau bronkitis, keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak nafas, mengi dan batuk
  • Ketidaknyamanan saat bernapas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: