Lapangan Ditutup Kain Hitam, Anak Asuh STY Sedang Dilatih Keras

Lapangan Ditutup Kain Hitam, Anak Asuh STY Sedang Dilatih Keras

JAKARTA, RADARPENA - Menjelang FIFA Match Day Argentina vs Indonesia, Shin Tae Yong meengarahkan anak asuhnya berlatih keras. Atas perintah STY, lokasi para pemain berlatih ditutup kain hitam.

Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan menjalani latihan di Lapangan A, Senayan. Bahkan pintu masuk ke lapangan dijaga oleh beberapa orang yang berpakaian hitam dab bertuliskan "Even Guard Indonesia".

Hanya awak media yang diperbolehkan masuk dan meliput kegiatan anak asuh STY tersebut, sebagai tanda, diberikan ID Card sebagai bukti jurnalis.

Pada sesi latihan sebelumnya, masyarakat bisa ikut masuk dan menyaksikan latihan skuad Garuda.
"Untuk menutupi lapangan, itu permintaan saya. PSSI membantu untuk menutupi lapangan," kata Shin Tae-yong.

BACA JUGA:Begini Cara Melacak Nomor Handphone Seseorang Dijamin Akurat

"Dari sekarang kami harus ada perubahan dari latihan, (pemain) harus lebih fokus. Kalau tidak tertutup pasti fokus menurun," tambah Shin Tae Yong.

Laga Timnas Indonesia Vs Argentina yang akan digelar di Stadion Utama (SU) Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Senin (19 Juni 2023) mendatang.

Harapan Supporter Indonesia

Skuad Garuda akan menghadapi Argentina pada akhir pekan mendatang. Semua menantikan laga FIFA Match Day tersebut, meskipun masih ada ketidakpastian Messi akan datang atau tidak.

BACA JUGA:Bank Mandiri Edukasi Pengelolaan Sampah dan Kampanye Kebersihan di Ajang FIFA Match Day

BACA JUGA:Infinix Note 30 Pro, Punya RAM 16GB, Kini Hadir di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Salah satu supporter yang tergabung dalam komunitas supporter spesialis laga away, Haryono, berharap Indonesia tidak menjadi lumbung gol. Sedangkan tentang Messi, Ia tidak terlalu berharap, yang jelas Ia hadir di GBK untuk mendukung Skuad Garuda.

Pengamat sepakbola, Eko Noer Kristiyanto, menyampaikan pendapatnya mengenai Indonesia vs Argentina. Pria yang akrab oleh Eko Maung itu juga mengungkap gagasan agar pertandingan sepakbola bisa disisipi acara hiburan agar bisa lebih menarik lagi, utamanya saat lawan Timnas bukan tim top.

"Melawan Argentina itu sudah bukan mengejar poin FIFA. Murni bisnis saja, dengan target Rp 260 miliar, dan itu sudah tercapai karena sebagian besar dari sponsorship," kata Eko Maung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: