
5. Menyalakan Lilin Sambil Bergandengan Tangan - Irak
Di Irak, umat Kristen merayakan Natal dengan menyalakan lilin bersama keluarga. Mereka bergandengan tangan sambil berdoa, menciptakan suasana yang penuh khidmat. Tradisi ini menjadi simbol persatuan dan harapan.
BACA JUGA:
- 5 Rekomendasi Drakor yang Cocok untuk Menemani Liburan Natal
- 6 Film Bertema Natal Terbaik 2024: Teman Liburan yang Asik Bersama Keluarga di Rumah
6. Menyalakan Lilin hingga Pagi - Irlandia
Di Irlandia, lilin besar dinyalakan dan diletakkan di jendela rumah pada malam Natal. Lilin ini dibiarkan menyala hingga pagi hari sebagai simbol sambutan bagi Maria dan Yusuf yang mencari tempat untuk bermalam.
7. Menempatkan Nacimiento di Rumah - Spanyol
Di Spanyol, Nacimiento atau miniatur kelahiran Yesus Kristus menjadi elemen utama dekorasi Natal. Setiap rumah membuat tampilan Nacimiento yang indah, lengkap dengan figur Maria, Yusuf, bayi Yesus, dan para gembala.
8. Melakukan Pawai - Bethlehem
Sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus, Bethlehem menjadi pusat perhatian pada malam Natal. Masyarakat setempat dan wisatawan internasional berpartisipasi dalam pawai besar yang diiringi musik dan nyanyian religius.
9. Menikmati Kegiatan Musim Panas - Australia
Karena Natal di Australia bertepatan dengan musim panas, masyarakat setempat merayakannya dengan kegiatan seperti barbeku di pantai, bermain kriket, dan berenang. Santa Claus pun sering digambarkan memakai pakaian musim panas.
10. Membuat Miniatur Kambing Raksasa - Swedia
Di Swedia, tradisi membuat miniatur kambing dari jerami, yang disebut Yule Goat, sangat populer. Kambing ini sering dijadikan hiasan Natal, bahkan di beberapa daerah dibuat dalam ukuran raksasa.
11. Festival Lampion Raksasa - Filipina
Di Filipina, Festival Lampion Raksasa atau Ligligan Parul menjadi sorotan Natal. Festival ini menampilkan lampion-lampion besar beraneka warna dan pola yang menerangi langit malam, menciptakan pemandangan yang spektakuler.
12. Memberi Hadiah Parcel Natal - Indonesia