Ridwan Kamil mengatakan, ide untuk memindahkan Balai Kota itu adalah untuk menghadirkan keadilan tata ruang seperti hal pemindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara.
“Kalau tadi ada yang tertawa, urusan imajinasilah, IKN itu datang dari imajinasi melalui sebuah keputusan politik yang mahal, yakni keputusan untuk pindah ke sana,” ucap RK sapaan akrabnya.
“Sekarang, jika Jakarta mau mengurangi kemacetan, selain perluasan transportasi publik, mari kita benahi tata ruangnya. Salah satunya adalah dengan mengurangi pusat kantor pemerintahan di pusat kota,” tutur Ridwan Kamil. (cahyono)