Viral Kades di Bogor Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan Berujung Minta Maaf

Kades di Bogor minta thr ke perusahaan Rp165 juta-Tangkapan Layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Viral di media sosial Kepala Desa Klapanunggal Kabupaten Bogor, meminta uang THR kepada perusahaan di sekitar wilayahnya.
Kades yang bernama Ade Endang Saripudin yang tengah jadi perbincangan publik tersebut meminta THR dengan mengirimkan surat yang bertanda tangan dan mengatasnamakan Desa Klapanunggal.
Isi dari surat tersebut sangat jelas tertera permintaan THR kepada perusahaan untuk perangkat dan aparatur Desa Klapanunggal.
Tak hanya itu, kades tersebut juga menyertakan acara halalbihalal dan susunan panitia, bahkan ketua panitia acara tersebut yaitu dirinya sendiri.
Dari surat pernyataan tersebut tertera rencana anggaran biaya acara termasuk pemberian THR dengan anggaran hingga mencapai Rp165 juta.
Setelah surat tersebut viral, Ade Endang Saripudin mengunggah video permohonan maaf di akun Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Bogor pada Minggu (30/3/2025).
BACA JUGA:Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako Hingga Renovasi Pura
BACA JUGA:TransJakarta Buka 5 Rute AMARI 24 Jam untuk Arus Balik Lebaran 2025, Catat Tanggalnya
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya kepala desa Kelapanunggal atas nama Ade Endang Saripudin memohon maaf atas beredarnya surat edaran dari desa kami yang meminta dana untuk THR Ramadan yang beredar luas di media sosial," ungkap Ade dalam video di akun Instagram resmi pemerintah Kabupaten Bogor, Minggu (30/3/2025).
Ia menegaskan bahwa surat tersebut hanya bersifat imbauan dan meminta para pengusaha mengabaikannya.
"Saya mengaku salah dan memohon maaf kepada para pihak yang merasa kurang berkenan. Terima kasih," tambahnya.
"Maksud dari surat tersebut hanya bersifat imbauan. Mohon kepada para pengusaha untuk mengabaikan surat yang sudah terlanjur beredar," tambahnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, terutama di momen sensitif seperti Ramadan dan Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: